Marko Marin: ‘Lionel Messi Dari Jerman’ Yang Terpuruk Di Chelsea

Marko Marin: 'Lionel Messi Dari Jerman' Yang Terpuruk Di Chelsea

Marko Marin: 'Lionel Messi Dari Jerman' Yang Terpuruk Di Chelsea

Gelandang serang yang diprediksi bakal bersinar, tapi gagal menciptakan sensasi hingga terdampar di klub kecil Arab Saudi.

Marko Marin merefleksikan julukan yang dianugerahkan kepadanya di awal karier, dan sejak itu dipaksa menyandang gelar ‘Messi Dari Jerman’.

“Saya tidak terlalu memikirkannya,” kata pemain sayap itu tidak lama setelah bergabung dengan Olympiakos. “Messi adalah Messi, dan berada di level yang sama sekali berbeda dengan pemain lain di dunia.”

“Ke mana pun saya pergi, dan setelah memperlihatkan beberapa performa bagus, selalu seperti ini. Bahkan setelah pertandingan pertama saya di sini, itu dimulai lagi: ‘Messi baru kita’.”

Itu hal yang menyenangkan, tapi tidak ada yang benar-benar berpikir bahwa itu adalah perbandingan nyata antara Messi dan saya. Itu hanya gaya sepakbola.”

Marin muncul di panggung sepakbola profesional saat berusia 18 tahun di Borussia Monchengladbach, melakukan debut seniornya pada musim 2007/08 yang diakhiri dengan promosi ke Bundesliga. Performa mengesankannya membuat Joachim Low memasukkannya ke skuad sementara Jerman untuk Piala Dunia 2008, meski akhirnya dicoret.

Suporter Gladbach menjuluki pemain berpostur mungil ini dengan sebutan Matchbox. Namun sebagian fans mulai menjulukinya ‘Messi dari Jerman’, sebuah perbandingan yang sebetulnya tidak berlebihan. Kemampuannya menggiring bola, kreativitas, dan kelincahannya memuncul harapan Marin bisa menjadi bagian barisan penyerang Jerman yang menjanjikan.

Pada 2009, Marin hijrah ke Werder Bremen, di mana ia menjadi bagian dari duo gelandang serang berbahaya bersama Mesut Ozil. Keduanya dipanggil untuk mewakili Jerman di Piala Dunia 2010. Marin tampil di dua pertandingan pertama, tapi setelah tampil mengecewakan ketika dikalahkan Serbia 1-0 di babak grup, dia tidak dipilih lagi.

Sementara Ozil menjadi salah satu bintang yang membuat dirinya diboyong ke Real Madrid setelah pasukan muda Jerman menempati peringkat tiga di Afrika Selatan. Sedangkan Marin kembali ke Bremen, dan tampaknya menikmati menjadi tumpuan kreativitas tim tanpa Ozil. Dia memberikan 11 assists pada 2010-11.

Selanjutnya Bremen berjuang di papan bawah Bundesliga, sehingga Marin perlu melangkah ke level lain. Peluang untuk melakukannya muncul di tahun 2012 ketika ia bergabung dengan juara Liga Champions Eropa Chelsea, yang ditangani legendaris tim Roberto Di Matteo.

Marin tampil mengesankan di pramusim, dan sepertinya akan menjadi pemain kunci di musim 2012/13. Namun Cedera hamstring menjadi masalah, seperti halnya kepergian Di Matteo yang digantikan Rafa Benitez. Dia hanya tampil di enam laga Liga Premier pada musim 2012/13.

Golnya dengan sentuhan pertama sebagai pemain pengganti di menit ke-91 ketika mengalahkan Wigan 4-1 pada Februari menjadi sorotan yang jarang dia dapatkan. Itu menjadi satu-satunya gol yang dia berikan untuk Chelsea. Kendati menjadi bagian The Blues selama tiga musim berikutnya, dia tidak pernah dimainkan di satu pun pertandingan.

Sebaliknya, dia melanjutkan karir di Sevilla dengan status pinjaman, dan membantu tim menjadi juara Liga Europa. Namun ketika bermain untuk Fiorentina selama enam bulan, dia tidak pernah dimainkan. Sedangkan petualangannya bersama Anderlecht lebih diwarnai dengan cedera hamstring serius.

Dia sempat mendapat menit bermain lebih banyak di Trabzonspor, sehingga ditransfer permanen ke Olympiakos pada 2016. Marin menghabiskan dua musim di Yunani sebelum akhirnya bergabung dengan Red Star Belgrade.

Dia sekarang berada di Arab Saudi dengan status pemain pinjaman Al-Raed dari raksasa jazirah Arab, Al-Ahli. Kendati karirnya tidak bersinar, Marin tidak menyesali keputusannya meninggalkan Stamford Bridge.

“Saya datang ke sana (Chelsea) dengan harapan bermain, dan mengawalinya dengan baik di pramusim. Kemudian saya mendapatkan cedera, dan sejak saat itu sulit mendapatkan tempat di tim,” ucap Marin 

Ketika saya dipinjamkan, saya [berkomunikasi menggunakan] Skype dengan klub satu bulan sekali. Setelah pertandingan, mereka mengirimkan analisa. Chelsea melakukan pekerjaan yang bagus terhadap pemain yang dipinjamkan, karena Paulo Ferreira dan Eddie Newton selalu berkomunikasi dengan pemain.”

“Mereka tidak melupakan pemain yang dipinjamkan. Karena itu, saya tetap merasa senang pernah menjadi bagian dari Chelsea, dan saya tetap menjadi fan Chelsea.”

Kini Marin menikmati perannya di Al-Raed, tim yang sering promosi dan degradasi. Bahkan ia turut menyumbang satu assist ketika Al-Raed menekuk Al-Ahli 3-2. Marin menyatakan cocok dengan gaya permainan yang dikembangkan pelatih Besnik Hasi. Sejak dipinjamkan ke Al-Raed Februari tahun ini, Marin sudah tampil di sepuluh laga.

“Ada perbedaan gaya permainan antara Ahli dan Raed. Walau ini tim lebih kecil, permainannya cocok untuk saya. Pelatih kami lebih suka memainkan sepakbola menyerang, dan itu menjadi alasan saya datang ke sini, karena sesuai dengan filosofi saya.,” ucap Marin dalam wawancaranya dengan Riyadiya TV .

“Besnik menjadi orang yang spesial dalam karir saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada dia atas apa yang dia lakukan kepada saya. Saya ingin membantu dia dan tim ini tetap bertahan di liga [kasta tertinggi].”

BACA JUGA : Kapan Turun Gunung Lagi, Massimiliano Allegri? Pintu Real Madrid, Arsenal & Spurs Terbuka

Buruan Bosku Bermain dan bergabung bersama kami hanya di Liga pelangi
Karena hanya dengan deposit minimal 50rb saja sudah bisa bermain loh bosku dengan persentase kemenangan yang mudah di dapat di Liga pelangi ya bosku^^

Di ADD ya bosku sosmed / contact kami kalau ada kendala ^^
Setiap Hari Kami ada BC Info Event / Prediksi Jitu , Serta Bonus bonus Menarik 

Line : ligapelangi
WHATSAPP : +62 822 9755 2804
Instagram : ligapelangi88
Twitter : ligapelangi88

Silahkan Di Add Sekarang Bossku ^_^

Buruan Bergabung y Bosku karena tidak akan sia sia bergabung dengan Liga pelangi kemenangan yang mudah di dapat dan dengan Berbagai Bonus yang tersedia Bosku^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *